PESISIRNEWS.COM, SELATPANJANG - Mengingat terjadinya defisit sekitar Rp 114 milyar, Bupati terpilih, Drs H Irwan MSi berjanji akan mereview ulang kembali struktur APBD Kepulauan Meranti tahun 2016. Dengan tujuan untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga terjadi penambahan.
Untuk diketahui sebelumnya dalam sidang paripurna yang dilaksanakan di gedung Balai sidang DPRD kamis (21/1) dirincikan bahwa struktur APBD Kepulauan Meranti 2016 yakni Pendapatan sebesar Rp 1,363 Triliun yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 57 Milyar lebih, Dana Perimbangan sebesar Rp 978 Miliyar lebih, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 327 Milyar lebih.
Sementara Belanja yakni sebesar Rp 1,470 Triliun lebih yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung (BTL) sebesar Rp 515 milyar dan Belanja Langsung (BL) sebesar Rp 962 milyar lebih. Dengan struktur APBD 2016 tersebut berarti defisit sebesar Rp 114 milyar.
"Kita akan melihat apakah ada ruang untuk penambahan anggaran nantinya, sehingga tidak perlu dilakukan pengurangan atau pemotongan belanja," ungkap Irwan Rabu (27/1) malam, saat usai Penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati oleh Komisi Pemilihan Umum Kepulauan Meranti di Balroom Afifa Sport Center, Jalan Banglas, Selatpanjang.
Yang akan diupayakan Irwan nantinya agar terjadi penambahan pendapatan adalah melalui pengoptimalan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Termasuk akan mencoba peluang lainnya sehingga nantinya pendapatan bagi daerah terus bertambah.
"Sudah lebih kurang 7 bulan saya meninggalkan Pemerintahan. Makanya nanti akan melihat situasinya terlebih dahulu. Sehingga bisa dilakukan berbagai upaya dalam mengatasi persoalan keuangan daerah tersebut," optimisnya.
Menurut Irwan saat ini yang menjadi kendalanya adalah Sumber Daya Manusia (SDM), Tata Kelola Keuangan dan lainnya. Makanya nantinya pihaknya akan berupaya optimis bagaimana membenahi persoalan-persoalan tersebut.
"Kita akan mendorong bagaimana bisa jalan semua nantinya. Sehingga daerah ini (kepulauan Meranti) bisa lebih baik dan maju," terangnya. (rhd)