Kapolres Dumai Release Kasus Karlahut

- Selasa, 26 Januari 2016 18:54 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir012016/pesisirnews_Kapolres-Dumai-Release-Kasus-Karlahut.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Kapolres Dumai AKBP Suwoyo Release Kasus Karhutla
PESISIRNEWS.COM, DUMAI – Jangan buka lahan dengan cara membakar, itulah ucapan pertama yang disampaikan Kepala Polres Dumai AKBP Suwoyo SIK MSi dalam Press Release ungkap kasus pembakaran lahan yang terjadi di Wilayah Hukum Polres Dumai, belum lama ini.Dalam Press Release, Polres Dumai menghadirkan 4 orang tersangka diduga pelaku pembakaran lahan yang tertangkap tangan oleh Bhabinkamtibmas yang sedang melakukan Patroli cek titik api.Dari ke 4 orang tersangka masing-masing 2 diamankan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Batu Tritip dan Kelurahan Tanjung Penyembal sedangkan 2 lagi diamankan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Pelintung.“ Untuk Tempat Kejadian Perkara (TKP) ada 3 lokasi, 2 di kecamatan Sungai Sembilan, masing-masing 1 dan 2 Hektar lahan yang terbakar, dan 3 hektar lahan yang berada di kecamatan Medang Kampai,” ujar AKBP Suwoyo.Karhutla ini merupakan atensi dari Presiden Republik Indonesia, karena dampaknya merugikan aspek kehidupan, diharapkan tahun ini tidak ada lagi kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu, seluruh aspek diharapkan bisa mengoptimalkan sistem guna untuk melakukan antisipasi maupun pencegahan.“ Beberapa hari yang lalu kita dipanggil bapak presiden, Polda Riau, Polda Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua, yang kesemuanya adalah daerah rawan Karhutla, Presiden tidak akan segan-segan mencopot jabatan pimpinan apabila banyak tedapat titik api di Wilayah,” ujarnya.Upaya yang telah yang telah dilakukan juga cukup optimal, seperti membentuk posko dan Satuan tugas dimasing-masing Polsek dengan nama Satgas melawan karhutla, untuk melawan Karhutla Polres Dumai tidak sendiri, ada TNI, BPBD dan Masyarakat Peduli Api (MPA), dan masing-masing telah melakukan sosialisasi untuk upaya yang sifatnya preentif dan preventif.“ Harapan kita di tahun ini, tidak ada lagi Karhutla. 4 orang yang diduga tersangka pembakaran lahan dan hutan adalah untuk pertama dan terkahir. Untuk itu, kembali saya meminta semua pihak untuk kerjasamanya dan mohon tidak membakar lahan dengan cara membakar,” tegas AKBP Suwoyo.Terakhir, kepada masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi kepada aparat penegak hukum apabila mendapati atau menemukan informasi tentang Karhutla ke no telpon 0812 6141 2814.Untuk Sarana dan Prasarana (Sarpras) pencegahan Karhutla, Polres Dumai telah menyiapkan 1 unit kendaraan double Cabin yang bisa menerjang segala medan, serta ada satu Global Positioning Sistem (GPS) yang bisa melacak keberadaan titik api.(CP)


Tag:

Berita Terkait

Daerah

Cegah Karhutla, 30 Kanal Dibangun Polres Bersama Perusahaan