Kantor Kelurahan Duri Barat Diresmikan, Ahmad Syah: Tingkatkan Disiplin, Berikan Layanan Terbaik

- Rabu, 20 Januari 2016 18:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir012016/pesisirnews_Kantor-Kelurahan-Duri-Barat-Diresmikan--Ahmad-Syah--Tingkatkan-Disiplin--Berikan-Layanan-Terbaik.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
PESISIRNEWS.COM, MANDAU - Pejabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie, Selasa (19/1/2016) meresmikan pemakaian gedung baru kantor Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau.Peresmian kantor baru di Jalan Tri Brata tersebut ditandai penandatangan prasasti oleh Ahmad Syah. Sedangkan pemotongan pita di pintu masuk utama oleh finalis putri Indonesia 2016 wakil Provinsi Riau, Kurnia Ilahi.Dikatakannya, sebagaimana pembangunan infrastruktur lainnya, pembangunan kantor Lurah Duri Barat yang diresmikan tersebut juga merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan pada masyarakat.Ahmad Syah berharap, keberadaan gedung baru yang cukup refresentatif itu, benar-benar dapat menumbuhkan suasana baru serta memberikan motivasi bagi lurah dan seluruh aparatur di Kelurahan Duri Barat ini untuk meningkatkan semangat kerja yang produktif dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat."Karena betapapun megahnya sebuah kantor kelurahan, hal itu tentunya tidak berarti apa-apa apabila sumber daya manusia yang ada di dalamnya tidak memiliki disiplin, komitmen dan mentalitas yang tinggi untuk memberikan pelayanan terbaik tersebut," pesannya.Kepada Lurah dan seluruh aparatur di Kelurahan Duri Barat, dia juga mengingatkan, saat ini masyarakat semakin sadar akan apa yang menjadi hak dan kewajibannya. Semakin berani untuk mengajukan tuntutan, keinginan dan aspirasinya. Semakin kritis dan kian berani untuk melakukan kontrol terhadap apa yang dilakukan oleh aparatur pemerintah."Dalam kondisi demikian, sebagai birokrasi publik, dan garda terdepan dalam memberikan pelayanan publik, maka seluruh aparatur di Kelurahan Duri Barat harus benar-benar dapat memberikan pelayanan publik yang profesional, yaitu pelayanan publik yang dicirikan oleh adanya akuntabilitas dan responsibilitas dari setiap aparatur sebagai pemberi layanan," imbuhnya.Masih kata Ahmad Syah, agar dapat memberikan pelayanan yang profesional, setiap aparatur mesti senantiasa mempelajari cara meningkatkan keterampilan dalam memberikan pelayanan.Katanya, selain kemampuan dalam berkomunikasi dengan masyarakat, keterampilan pelayanan yang harus terus ditingkatkan tersebut adalah penguasaan terhadap pengetahuan jasa layanan yang diberikan."Tanpa memiliki kemampuan berkomunikasi dan penguasaan terhadap pengetahuan jasa layanan yang diberikannya, seorang aparatur tidak akan mengetahui kebutuhan serta cara memuaskan dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang dilayaninya tersebut," pungkasnya.Selain Sekretaris Daerah H Burhanuddin, sejumlah pejabat eselon II terlihat hadir dalam peresmian gedung baru Kantor Luah Duri Barat itu. Diantaranya Pelaksana Tugas Asisten Tata Pemerintahan H Umi Kalsum dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra. Kemudian Pelaksana Tugas Camat Mandau Sapon dan Luah Duri Barat Halazmi Yulizar.(Bud)

Berita Terkait

Daerah

Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla

Daerah

Memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, bagi Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, mesti sejalan dengan meneladani akhlak mulia Rasulullah.

Daerah

Wakil Bupati Inhil Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 88 PNS

Daerah

Diapresiasi Presiden Prabowo, Kapolda Riau: Ini Kerja Bersama, Fokus Kami Padamkan Api

Daerah

Bupati Herman Dorong Penguatan Sinergi Pemkab Inhil dan Lapas Tembilahan

Daerah

Pemkab Inhil Tegaskan Nama Bupati dan Pejabat Dicatut dalam Dugaan Penipuan Proyek Rp1,6 Miliar