Organda Setuju Oplet di Pekanbaru Ditarik dari Jalan Protokol

- Minggu, 10 Januari 2016 19:21 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir012016/pesisirnews_Organda-Setuju-Oplet-di-Pekanbaru-Ditarik-dari-Jalan-Protokol--.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Foto: Ilustrasi.
Oplet di Pekanbaru.
PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Angkutan kota jenis oplet di Kota Pekanbaru akan ditarik dari jalanan pusat kota. Karena oplet akan dijadikan transportasi jalan pemukiman penduduk saja.Upaya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk memindahkan jalur angkutanumum jenis oplet ke perumahan-perumahan masyarakat ini ternyata sangat didukung oleh Organisasi Angkutan Darat (Organda) Pekanbaru. Pasalnya,menurut mereka, masyarakat maupun pemilik kendaraan sama-sama diuntungkan.Ketua Organda Kota Pekanbaru Syaiful Alam mengatakan, bahwa rencana Pemko Pekanbaru tersebut sangat bagus. Karena Pemko bertujuan ingin mengurangi volume oplet yang ada di jalan-jalan protokol."Sebenarnya ini bukan memindahkan jalur trayek oplet secara keseluruhan. Sebagai mana kita ketahui, Pekanbaru kan oplet banyak. Sehingga perlu dilakukan pengurangan volume oplet, agar kedepannya tidak akan macet lagi," ujarnya, Ahad (10/1/2016).Syaiful mengatakan, sesuai rencananya, sebagian oplet yang beroperasi pada jalan-jalan protokol dan oplet yang tidak beroperasi akan difungsikan untuk mengangkut masyarakat dari pemukiman ke halte bus. Disamping itu, akan ada kendaraan feeder (pengantar penumpang dari pemukiman ke halte)."Itu yang akan dibicarakan lagi nanti. Yang jelas kita minta kalau itu jalan, Pemko merekrut supir atau pun kernet oplet yang biasa beroperasi di jalan protokol untuk menjalankan feeder itu," terangnya.Sejauh ini, katanya, sudah ada pembicaraan dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Pekanbaru. Rencananya, kedua belah pihak akanmelakukan pertemuan kembali untuk pembicaraan lebih lanjut mengenai teknisnya."Setelah dibahas lebih lanjut, baru kita sampaikan ke pak Wali. Tapi itu (penguaran volume) dilakukan secara bertahap nantinya," sebutnya.Menurutnya, fasilitas kendaraan feeder itu nantinya direncanakan memiliki fasilitas lebih baik, mulai dari AC dan sebagainya. "Yang penting masyarakat nyaman," ungkapnya.Ditanya apakah nanti anggota Organda lainnya bisa menerima rencana Pemko itu, Syaiful yakin para anggota Organda tidak akan menolak. Lagi pula, katanya,sejauh itu untuk kepentingan publik, anggota Organda tidak akan menolak."Saya rasa kalau kepentingan masyarakat Pekanbaru, tidak ada masalah. Tapi, berdayakan pengemudi oplet dan harus ada subsidi, kalau tidak ada subsidi takmampu kami," tutupnya. (rik)Cari berita terkait lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINI


Tag:

Berita Terkait

Daerah

Mulai Terbang 1 Juni Super Air Jet Buka Rute Baru Pekanbaru-Kualanamu

Daerah

Wujudkan Kedaulatan Pangan, GNTI Riau Dukung PDI-P

Daerah

Dewi Juliani Ajak Semua Warga Jaga Hutan Sebagai Paru-paru Bumi

Daerah

Hari RRI, Dewi Juliani Beri Apresiasi Untuk Penyiar dan Kru

Daerah

Peringati Hari Polwan ke-75, Dewi Juliani Berharap Polwan Tetap Diberikan Kekuatan

Daerah

Dewi Juliani Menilai Turnamen Diharapkan Wadah Atlet Muda Bersaing