PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Bencana asap telah lama berlalu dari wilayah Riau, namun dampaknya masih tersisa dan berpengaruh. Salah satunya terhadap prestasi para siswa di Kota Pekanbaru.Hal ini diketahui saat seluruh Sekolah Dasar (SD) di Pekanbaru, Sabtu (9/1/2016) kemarin resmi menerima rapor hasil belajar selama satu semester. Dari pantauan di SDN 79 Kota Pekanbaru, rata-rata nilai anak didiknya mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.Hal ini diduga kuat disebabkan oleh kurang maksimalnya para siswa belajar saat kabut asap yang melanda Kota Pekanbaru di bulan September 2015 yang lalu.Hal ini dibenarkan oleh Kepala SDN 79 Kota Pekanbaru Hj Robaiyani MPd. Dia mengatakan bahwa prestasi siswanya memang menurun akibat asap. Tidak hanya waktu belajar yang berkurang akibat seringnya sekolah terpaksa diliburkan, tapi juga konsentrasi dan psikologis anak yang terganggu oleh serangan asap dan situasi sekitar yang tak kondusif."Ya, memang asap bepengaruh terhadap anak didik untuk mengejar target pembelajaran," ungkapnya.Belajar dari peristiwa kabut asap sebelumnya, Hj Robaiyani MPd mengaku memiliki strategi khusus menghadapi kemungkinan ancaman asap lagi akibat badai Elnino yang diprediksi terjadi awal Februari.Dia berencana membuat target untuk mengejar materi pembelajaran, dengan pengelompokan di tahun ajaran baru ini."Strategi kita akan melakukan pengelompokan materi-materi susah, sedang, dan mudah, sehingga para guru bisa mengejar target materi jika terjadi bencana asap kembali," tutup Robaiyani.
Jangan mau ketinggalan informasi, silahkan Klik DISINI / DISINISumber: Halloriau