2016 Bulog Dumai Miliki Stok Beras Sebanyak 14 Ribu Ton

- Jumat, 08 Januari 2016 18:38 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir012016/pesisirnews_2016-Bulog-Dumai-Miliki-Stok-Beras-Sebanyak-14-Ribu-Ton.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
ilustrasi
PESISIRNES.COM, DUMAI – Tahun 2016 ini Perum Bulog Sub Divisi Regional Dumai menyatakan pihaknya sudah memiliki stok cadangan beras sebanyak 14 ribu ton yang tersimpan di gudang untuk kebutuhan sejumlah wilayah kerja, yaitu, Dumai, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rokan Hilir dan beberapa kecamatan di Bengkalis.“ Persediaan beras kita yakini masih aman dan bisa mencukupi kebutuhan selama 6 bulan untuk semua kabupaten kota wilayah kerja Bulog Dumai, sehingga masyarakat tidak perlu kuatir dengan stok beras,” sebut Kepala Perum Bulog Sub Divisi Regional Dumai Titov Agus Sabelia kepada wartawan.Sementara, selama tahun 2015 lalu, Perum Bulog Sub Divisi Regional Dumai telah menerima pemasukan impor beras asal negara Thailand dan Vietnam sebanyak 26.400 ton dari total awal 50 ribu ton.“ Pelabuhan Dumai menjadi salah satu pintu masuk impor beras dan sepanjang 2015 lalu kita menerima pemasukan sebanyak 26.400 ton beras asal Thailand dan Vietnam. Ini merupakan program pemerintah pusat untuk memperkuat ketahanan pangan nasional,” bebernya.Dia menjelaskan, pelaksanaan impor beras selama 2015 lalu diklaim berjalan lancar dan tidak menemui kendala, karena sebelumnya sudah dikoordinasikan dengan baik bersama pihak terkait. Namun untuk pelaksanaan impor beras dalam 2016 ini, Bulog Dumai belum dapat memastikan apakah tetap dilanjutkan atau tidak, karena masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat.“ Kita hanya pelaksana jika memang ada impor beras lagi, sehingga untuk 2016 belum dapat dipastikan lanjutan program ini,” sebutnya.        Menurut Titov, selain mengandalkan pemasukan beras untuk ketahanan pangan dari impor, Bulog Dumai juga tetap menerima pengiriman beras dari sejumlah daerah di Pulau Jawa dan Sulawesi.Pada tahun 2015 lalu, Bulog Dumai juga menggelar beberapa kali pelaksanaan operasi pasar di sejumlah titik pasar tradisional untuk pengendalian harga dan antisipasi gejolak di pasaran, terutama ketika menghadapi Peringatan hari besar keagamaan. (CP)


Tag:

Berita Terkait

Daerah

Perum Bulog Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir Yang Diterima Bupati Inhil Herman

Daerah

Bantu Proses Pemulihan Ekonomi, Kadin Inhil Jajaki Kerja Sama dengan Bulog Inhil

Daerah

Kunjungi Bupati Inhil HM. Wardan, Kepala Perum Bulog Tembilahan Perkenalkan Beras Fortivit

Daerah

Bupati Inhil HM.Wardan dan Bulog Salurkan Bantuan Beras PPKM bagi Keluarga Penerima PKH dan BST

Daerah

Bulog Siap Ganti Raskin Tak Sesuai Takaran

Daerah

Diduga Disunat, Raskin Ditemukan Tak Sesuai Takaran