Anggaran Minim & Belum Jadi ASN, Guru PAUD Rohil Tak Maksimal

- Rabu, 06 Januari 2016 10:16 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir012016/pesisirnews_Anggaran-Minim---Belum-Jadi-ASN--Guru-PAUD-Rohil-Tak-Maksimal.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Foto: Halloriau
Seorang guru sedang mengajar.
PESISIRNEWS.COM, BAGANSIAPIAPI - Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang mengajar di sejumlah lembaga PAUD di Rohil belum maksimal dalam menjalankan profesinya sebagai pendidik. Ke depan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) berjanji membenahi guru tingkat PAUD ini.Demikian diakui Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil, Drs H Surya Arfan MSi, saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) II Himpunan Pendidik Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Rohil di Aula Hotel Lion, Bagansiapiapi, Selasa (5/1/2016)."Kami menyadari, dalam mengajar, guru PAUD memang belum maksimal. Kami tidak bisa menyalahkan mereka. Belum maksimalnya cara mendidik oleh guru PAUD juga tak terlepas dari kurangnya perhatian dari pemerintah," ungkap Surya.Surya mengakui, belakangan ini anggaran Pemkab Rohil mengalami penurunan signifikan. "Nah, hal inilah yang membuat kurangnya perhatian kepada para guru PAUD," tuturnya.Selain berkurangnya anggaran pembinaan, faktor lain penyebab kurang maksimalnya guru PAUD karena hingga saat ini belum adanya guru PAUD yang diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga honorer."Kondisi ini menjadi 'PR' bagi kita. Agar guru PAUD lebih semangat mendidik anak, kita akan  carikan jalan keluarnya. Tolong didata kembali berapa jumlah guru PAUD yang ada di Rohil," pintanya.Dalam kesempatan itu, Surya juga mengingatkan, tantangan Himpaudi ke depandipastikan cukup berat. Salah satunya adalah menyadari tentang pentingnya pendidikan anak usia dini pada masyarakat. Oleh karena itu, ke depan Himpaudi benar-benar bisa memposisikan dirinya sebagai motor penggerak PAUD.Sementara itu Ketua Himpaudi Rohil, Hj Lena Puspasari mengatakan, jumlah guru PAUD di Rohil berjumlah 1.040 orang dengan jumlah lembaga sebanyak 200 tersebar di 18 kecamatan. Musda II Himpaudi Rohil turut dihadiri Penasehat Himpaudi Rohil, Hj Wan Mardiana Suyatno, Asisten III Bidang Kesra H Ali Asfar SSos MSi dan beberapa pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daeerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Rohil.Cari berita terkait lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINISumber: halloriau.com


Tag:

Berita Terkait

Daerah

Bunda PAUD Inhil Dorong Penguatan Kelembagaan dan Kolaborasi PAUD

Daerah

Bunda PAUD Inhil Terima Kunjungan Mahasiswa KKN UNRI

Daerah

Bunda PAUD Inhil Apresiasi Workshop Tari Tradisional Bagi Tenaga Pendidik PAUD

Daerah

Bunda PAUD Inhil, Katerina Susanti Gaungkan Edukasi Makan Sehat, Tanamkan 7 Kebiasaan Anak Sejak Dini

Daerah

Bunda PAUD Inhil Tekankan Peran Posyandu dalam Peningkatan APK PAUD

Daerah

Puluhan Guru Bantu Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Adukan Nasibnya ke DPRD Inhil