Dinilai Bebani APBD, Sebagian Tenaga Honor Bengkalis Ditiadakan

- Minggu, 03 Januari 2016 07:48 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir012016/pesisirnews_Dinilai-Bebani-APBD--Sebagian-Tenaga-Honor-Bengkalis-Ditiadakan.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
doc
Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie.
BENGKALIS, PESISIRNEWS.COM - Keberadaan ratusan tenaga honorer khususnya di Sekretariat Daerah Bengkalis dinilai sudah tidak efektif lagi dan hanya membebani anggaran daerah. Karena itu pada tahun 2016 ini akan dirumahkan alias tidak lagi diperpanjang kontrak kerjanya."Kami banyak sekali mendapat laporan dari teman-teman lembaga swadaya masyarakat bahwa banyak tenaga honorer, khususnya di Sekretariat Daerah Bengkalis yang keberadaannya kurang efektif dan dinilai hanya membebani anggaran daerah. Makanya keberadaan mereka pada tahun 2016 akan dievaluasi," kata Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie di Bengkalis, belum lama ini.Sebagai gambaran, kata Ahmad Syah, tenaga honorer yang nantinya akan diperpanjang kontraknya hanya mereka yang memang benar-benar dibutuhkan. Memiliki keahlian khusus dan bersifat teknis. Sementera bagi tenaga honorer selama ini keberadaannya dianggap tidak efektif dan efisien, kontraknya pada tahun 2016 akan diputus.Misalnya, kata Ahmad Syah yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemerintah Provinsi Riau ini, kalau berdasarkan evaluasi tersebut untuk sebuah kegiatan hanya dibutuhkan tambahan 2 orang tenaga honorer untuk menyelesaikannya, sementara selama ini ada 6 orang yang direkrut, maka 4 orang lainnya tidak akan diperpanjang lagi kontraknya."Begitu juga jika kegiatan tersebut dapat dikerjakan sendiri oleh Pegawai Negeri Sipil tanpa perlu bantuan tenaga honorer, maka tenaga honorer yang selama ini direkrut untuk kegiatan dimaksud juga akan diputus kontraknya," sambungnya.Selain itu Ahmad Syah menegaskan, evaluasi akan dilakukan karena selama ini banyak tenaga honorer yang tidak disiplin. Tidak memiliki kinerja yang baik. Bahkan ada laporan yang terimanya ada tenaga honorer yang hanya menerima gaji meskipun tidak bekerja sama sekali.Untuk evaluasi dimaksud, ujarnya, dia sudah mengintruksikan Sekretaris Daerah H Burhanuddin, Pelaksana Tugas Administrasi Umum H Hermanto Baran dan Kepala Bagian Umum Agus Syofyan untuk segera melakukan evaluasi agar keberadaan para tenaga honorer di Sekretariat Daerah itu benar-benar efektif dan efisien."Evaluasi ini dilakukan supaya keberadaan mereka betul-betul berkontribusi terhadap peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Bukan hanya membebani anggaran daerah," pungkas Ahmad Syah, seraya mengatakan evaluasi dimaksud sudah harus dilakukan pada minggu pertama Januari 2016 ini.(bud)


Tag:

Berita Terkait

Daerah

Propam Polda Sulawesi Tenggara Memeriksa 6 Personel Kepolisian Terkait Kasus Guru Honorer Supriyani

Daerah

Tenaga Honorer Yang Masuk Dua Golongan ini Disebut Paling Beruntung Dalam Pengangkatan PPPK 2024.

Daerah

Sempena Hari Guru Nasional, Kapolres Inhil Bagikan Paket Sembako pada Guru Honorer

Daerah

Pandangan Wabup Bengkalis Bagus Santoso tentang Penghapusan Pegawai Honorer dan APBD Pro UKM

Daerah

Simak Dinamika Seputar Rencana Penghapusan Tenaga Honorer Mulai 28 November 2023

Daerah

Kabar Gembira Bagi Tenaga Honorer Diangkat Jadi PNS, Tapi Ini Syaratnya