Tingkatkan Produktivitas Non Migas, Dinas PTPH Riau Kembangkan Padi Gogo Spesifik

- Jumat, 05 Agustus 2022 12:47 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir082022/_4500_Tingkatkan-Produktivitas-Non-Migas--Dinas-PTPH-Riau-Kembangkan-Padi-Gogo-Spesifik.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Riau Shannora Yuliasari. (Foto: Diskominfotik Riau)

PEKANBARU (Pesisisrnews.com) - Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura (PTPH) Provinsi Riau, Syahfalefi mengatakan pihaknya kini berupaya mengembangkan varietas unggul padi gogo spesifik Riau sesuai dengan iklim dan kondisi lahan guna meningkatkan produktivitas komoditas non migas itu.

"Terkait kondisi lahan kita memang memiliki kendala disebabkan oleh terbatasnya lahan-lahan yang memiliki infrastruktur yang cukup memadai sehingga sebagian besar tidak bisa ditanam untuk varietas unggul pada lahan pasang surut atau lahan tadah hujan," kata Syahfalefi di Pekanbaru, Kamis.

Pada acara ekspose Hasil Kegiatan Kerjasama Pemurnian dan Perbaikan Karakter Padi Gogo Spesifik Lokasi Provinsi Riau di BBI Hortikultura Pekanbaru dia mengatakan mencermati kendala itu.

Oleh karenanya, Dinas PTPH Provinsi Riau berupaya untuk mengembangkan Padi Gogo Spesifik Riau sehingga dapat tersedia dalam tepat waktu, tepat jumlah dan tepat sasaran.

Selain itu diperlukan kerjasama dengan BPTP untuk melakukan pelepasan padi Gogo spesifik lokal Riau yang sudah berlabel. Padi yang berlabel itu, padi yang persyaratannya sudah dilepas dulu oleh Kementerian Pertanian karena bisa meningkatkan produktifitas.

Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Riau Shannora Yuliasari mengatakan pengembangan Padi Gogo secara luas sering terkendala pada ketersediaan benihnya.

"Benih yang ada di petani tidak dapat dikomersilkan karena masih tidak murni belum terdaftar dan belum dilepas sebagai varietas oleh Menteri Pertanian sehingga tidak dapat disertifikasi," ujar Shannora Yuliasari.

[br]

Karenanya, kata Shannora Yuliasari, BPTP Riau bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Riau mendukung kegiatan pemurnian dan perbaikan karakter Padi Gogo spesifik lokasi Provinsi Riau yang sudah dimulai tahun 2020 dan kini memasuki tahun ketiga. Kerjasama meliputi uji multilokasi, pengamatan variabel pertumbuhan mulai dari vegetatif, generatif, panen, pasca panen, dan analisis mutu gabah.

Dia mengatakan, peneliti BPTP Riau dan BRIN juga telah menghasilkan 7 (tujuh) calon varietas Padi Gogo Spesifik Lokasi Riau ini untuk didaftarkan di Pusat Perlindungan Varietas Tanaman (PPVT) Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Adapun tujuh calon varietas tersebut antara lain varietas kalpatalis, napal merah, napal putih, kuok, sikuning, sisungke dan siperak. Kegiatan kerja sama serupa juga dilakukan dengan Kabupaten Kampar dan Kabupaten Indragiri Hilir. (PNC/ANT)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Daerah

Serangan Monyet Belum Mereda, PW IWO Riau Dorong Pemerintah Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak

Daerah

Bupati Inhil dan Kapolda Riau Laksanakan Running Man di Kota Tembilahan

Daerah

Kapolda Riau Lakukan Kunjungan Kerja ke Inhil, Disambut Bupati dan Forkopimda

Daerah

Kapolda Riau Bawa Semangat Merah Putih ke Pesisir Concong, Salurkan Bantuan Ketinting hingga Tanam Mangrove

Daerah

Kapolda Riau Tiba di Inhil, Disambut Forkopimda lalu Langsung Bertolak ke Pelabuhan Pelindo

Daerah

Gudang Narkoba Dibongkar, Polisi Buru Otak Jaringan dan Kejar Aset Lewat TPPU