BBKSDA Berupaya Temukan Pria di Pelalawan yang Tewas Disambar Buaya

- Senin, 20 Juni 2022 10:37 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir062022/_2159_BBKSDA--Berupaya-Temukan-Pria-di-Pelalawan-yang-Tewas-Disambar-Buaya.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Tim BBKSDA saat meninjau lokasi kejadian (Foto: ANTARA/Ho-BBKSDA Riau)

PEKANBARU (Pesisirnews.com) - Pada Jumat (17/6) lalu, seekor buaya senyulong (Tomistoma schlegelii) dilaporkan telah menyeret hingga membunuh seorang pekerja harian bernama Katius Zebua (21) di Desa Terbangiang, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan.

Kepala Bidang BBKSDA Wilayah I, Andri Hansen Siregar melalui pernyataannya yang dikutip dari Antara, Minggu, membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait konflik buaya dengan manusia di Kabupaten Pelalawan.

"Dari keterangan yang didapatkan di lokasi saat itu korban dengan seorang temannya pergi mencari ikan menggunakan jala di kanal batas PT. Cakra Alam Sakti (CAS). Saat jala ditebar ke dalam kanal, jala tersebut tersangkut kayu, lalu korban terjun ke dalam kanal untuk melepaskannya. Namun tiba- tiba datang seekor buaya menyerang dan menarik korban," jelasnya.

"Korban sontak berteriak minta tolong kepada temannya. Namun saat temannya mencoba membantu, korban terus ditarik buaya ke dasar kanal hingga tidak terlihat lagi," lanjut Andri.

Setelah menerima laporan tersebut tim BBKSDA Riau langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

"Tim sudah melakukan pencarian terhadap buaya senyulong, namun tim belum menemukannya. Dari pengamatan tim di lapangan, lokasi terjadinya serangan buaya merupakan habitat buaya karena lokasi tersebut merupakan hamparan rawa dan dialiri oleh Sungai Kerumutan yang terhubung dengan kanal milik PT CAS," terang Andri.

[br]

Selain itu pihaknya telah melakukan sosialisasi serta mengimbau agar masyarakat tetap waspada jika berada di sekitar sungai dan kanal.

"Kepada masyarakat agar waspada dan berhati-hati jika berada di sungai dan kanal. Karena antara pukul 17.00 WIB hingga 07.00 WIB buaya biasanya mencari mangsa. Kita berharap agar masyarakat tidak memburu dan membunuh buaya tersebut karena termasuk salah satu hewan yang dilindungi," pungkasnya. (PNC)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Daerah

Oknum yang terlibat didalam Kawasan Hutan TNTN Penegakan Hukum Tetap Dilaksanakan

Daerah

Nelayan Di Inhil Diterkam Buaya

Daerah

Saat Menunduk Cuci Kaki Di Sungai Bocah (7) Di Inhil Diterkam Buaya

Daerah

Oknum Anggata Polisi Hantam Ibu Kandung Dengan Tabung Gas Elpiji Hingga Tewas

Daerah

Saat Mandi Di Sungai Seorang Warga Inhil Diterkam Buaya

Daerah

Pria Hidung Belang Tewas Saat Berhubungan Badan Dengan PSK