TEMBILAHAN (Pesisirnews.com) - Senyum sumringah terpancar dari wajah warga Desa Sungai Dusun Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ‘Negeri Hamparan Kelapa Dunia’ karena sebentar lagi mereka akan dapat menikmati air bersih yang selama ini telah dinanti-nantikan.
Air bersih tersebut berasal dari program TNl Manunggal Air Bersih yang saat ini tengah dilaksanakan oleh Kodim 0314/lnhil yang berkolaborasi dengan Lions Club Tembilahan, Star Light Mulia Distrik 307. A.2 dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Inhil.
Pembuatan sumur bor ini dilaksanakan di RT 03, RW 01, Dusun 1, Desa Sungai Dusun Kecamatan Batang Tuaka.
Dandim 0314/lnhil Letkol Arh M Nahruddin Roshid, SE., MTr (Han) melalui Danramil 12/Batang Tuaka Kapten Arh Agus Purwanto mengatakan bahwa pembuatan sumur bor ini merupakan program Kasad Jendral TNl Dudung Abdurahman yang disalurkan melalui Kodim-Kodim di seluruh lndonesia.
Sudah sekitar satu pekan tim di dampingi Babinsa setempat terus berjuang membuat sumur bor untuk kebutuhan hidup masyarakat.
"Alhamdulillah hari ini proses pembuatan sumur bor sudah selesai dilaksanakan dengan lancar dan aman sesuai dengan target yang telah kita rencanakan dengan kedalaman 200 meter dan sudah menghasilkan air yang sangat bersih," sebut Kapten Arh Agus Purwanto, Rabu (18/6/2022).
Mungkin proses selanjutnya akan membangun tower tempat penampungan air sumur bor ini agar nantinya bisa dialirkan ke rumah-rumah warga dengan tanpa harus menggunakan mesin sedot air masing-masing.
"Kita akan memasang mesin sedot air untuk menarik air dari sumur menuju ke penampungan, dilanjutkan dengan pemasangan pipa saluran air ke rumah rumah warga sekitar yang berjumlah 36 KK," sebutnya.
Meskipun belum selesai semuanya, lanjutnya, namun dengan telah berhasilnya membuat sumur bor ini dan telah mengeluarkan air yang bersih nantinya sudah dapat dinikmati warga.
Sementara itu, salah seorang warga bernama Sarifudin (30), sangat gembira dengan adanya program TNl Manunggal Air Bersih di desanya.
"Alhamdulillah, sebentar lagi kami punya air bersih. Kami sudah tidak susah payah lagi untuk memperoleh air bersih," ujarnya.
Dia mengatakan selama ini untuk memperoleh air bersih masyarakat setempat hanya mengandalkan air hujan dan untuk mencuci mereka hanya mengandalkan kolam di belakang rumah.
"Air bersih hanya mengandalkan air hujan yang ditampung dari cucuran atap. Untuk keperluan yang lain seperti mandi dan mencuci kami membuat sumur seperti embung di belakang rumah," tuturnya.
Oleh karena itu, dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersusah payah untuk membuat sumber air bersih ini.
"Apa yang diharapkan dan didamba-dambakan masyarakat selama ini sudah ada titik terang. Semoga proses berikutnya bisa berjalan dengan lancar dan aman hingga hasilnya cepat dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," harapnya. (PNC/rls)