Seorang Suami Aniaya Istri dan Ancam Bakar Rumah, Polsek Pujud Amankan Tersangka

- Senin, 21 Desember 2020 10:56 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir122020/_4844_Seorang-Suami-Aniaya-Istri-dan-Ancam-Bakar-Rumah--Polsek-Pujud-Amankan-Tersangka.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Photo : Dok. Polsek Pujud
ES alias Putra (30) tersangka penganiayaan terhadap istri di Rokan Hilir saat diamankan di Mapolsek Pujud, Senin (21/12/2020).
ROKAN HILIR

Pesisirnews.com - Aniaya, ancam bunuh dan bakar rumah di Rokan Hilir (Rohil), seorang suami dilaporkan ke polisi oleh sang istri, Ahad (20/12/2020) kemarin.

Bedasarkan informasi dari Mapolsek Pujud jajaran Polres Rohil, Senin (21/12) menyebutkan bahwa tersangka ES alias Putra (30) telah diamankan di Polsek Pujud setelah dilaporkan oleh EZ,30 (istri sirih tersangka) atas dasar penganiayaan.

"Benar, ES alias Putra telah kita tangkap dan diamankan. Istri tersangka melaporkan atas penganiayaan yang dilakukan oleh suaminya (tersangka, red)," kata Kapolsek Pujud, AKP Nur Rahim membenarkan penangkapan atas tersangka penganiyaan tersebut.

Kapolsek Pujud yang juga akrab disapa Baim itu juga membeberkan awal peristiwa penganiayaan tersebut bermula padahari Sabtu (19/12/2020) sekira pukul 19:00 Wib, tersangka (ES alias Putra) menyuruh istrinya (korban, red) untuk membeli Rokok dengan berkata ”BELI DULU ROKOK”.

[br]Selanjutnya korban berkata ”ENDAK ADA DUIT, MARI LA DUITNYA”, kemudian tersangka berkata ”MEMANG PEREMPUAN ANJING NYA KAU”, sembari mendorongkan 1 buah pintu besi ke arah kaki korban hingga mengenai paha sebelah kanan pelapor.

Namun kemudian korban dengan rasa ketakutan pun pergi membelikan 1 bungkus rokok dan setelah itu korban pun pergi ke rumah orang tuanya yang tak lain adalah mertua dari ES alias Putra dan tersangkaES pun berkata ”MEMANG MAU KUBUNUH NYA KALIAN SEMUA INI MAU KU BAKAR RUMAH INI”.

Kemudian tersangka pun membakar seluruh baju korban dan pada hari Ahad (20/12/2020) sekira pukul 07.00 wib suami korban yakni tersangka ES alias Putra pulang ke rumah.

Lalu tersangka sarapan pagi dan berlanjut berbaring sembari bermain handphone, kemudian korbanpun berkata “BANG KERJA LA MASAK MAU SEPERTI INI AJA”, yang dijawab oleh tersangka, “KALAU DISINI TIDAK BISA KERJA KITA, KE MEDAN SAJA, DI MEDAN ADA KERJAAN”.

[br]Saat itu juga korbanpun berkata, “MAU PINDAH KEMANA PUN, KALAU TIDAK BERUBAH KELAKUAN ABANG ITU, ASIK MENYABU AJA, YA TETAP LA SEPERTI INI”, tersangkapun langsung berkata, “KALAU KAU MAU PERGI, PERGI AJA SENDIRI, ANAK BIAR SAMA KU” dan tersangka langsung menggendong anak pertama mereka.

Pada saat itu korban ingin mengambil anak mereka, akan tetapi tangan kiri korban dipelintir dan kemudian tersangka juga menyiku dagu sebelah kiri korban.

Tidak hanya sampai di situ, tersangka kembali memelintir tangan kanan korban, korbanpun pergi ke rumah orang tuanya, orang tua korbanpun menyarankan untuk melaporkan tentang dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut ke Polsek Pujud.

"Dan pada hari Ahad (20/12/2020) korban membuat laporan ke Poslek Pujud atas dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka ES alias Putra," beber Baim.

[br]Di hari yang sama, yakni Ahad (20/12/2020) Unit Reskrim Polsek Pujud melakukan penyelidikan dan diketahui posisi keberadaan tersangka yang masih di sekitar Mahato KM 01, Kepenghuluan Sei Meranti, Kec.Tanjung Medan, Kab. Rohil.

Tidak ingin tersangka lepas dari incarannya, Unit Reskrim Polsek Pujud langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka yang dilakukan sekira pukul 17.00 wib dan tersangkapun digelandang ke Mapolsek Pujud, untuk dilakukan pemeriksaan guna proses dan penyidikan lebih lanjut.

"Dari hasil tes urine yang dilakukan terhadap tersangka ES alias Putra, hasilnya tersangka positif menggunakan Metaphetamine. Sedangkan hasil VeR yang dilakukan kepada korban, terdapat tanda lebam di tangan kanan dan kiri serta luka robek di paha kanan korban," tandas Baim.

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Daerah

Buronan Kelas Wahid Thailand Ditangkap Di Bali

Daerah

Siswi SMA Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Didalam Parit Kebun Karet

Daerah

Jadi Saksi Sidang Syahrul Yasin Limpo Biduan Nayunda Berbaju Hitam dan Lambaikan Tangan

Daerah

Beri Rasa Aman dan Antisipasi C3, Satlantas Polres Rohil Gelar Blue Light Patroli

Daerah

Karang Taruna Basira Gelar Turnamen Voli Dewi Juliani CUP

Daerah

Ciptakan Kamsebtibcarlantas, Satlantas Polres Rohil Bagikan 10 Baju Kaos Pelopor Keselamatan