Mengharukan, Anak Buruh Penderes Karet di Kuansing Lulus Menjadi Anggota Polri

- Rabu, 18 November 2020 12:23 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir112020/_2271_Mengharukan--Anak-Buruh-Penderes-Karet-di-Kuansing-Lulus-Menjadi-Anggota-Polri.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Muhammad Lutfi (18), anak buruh penderes karet yang lulus Bintara Polri 2020 bersama kedua orangtuanya. Foto: zul/Pesisirnews.com.

TALUK KUANTAN, Pesisirnews.com - Kisah haru mengiringi perjuangan anak seorang buruh penderes karet di Desa Pulau Mungkur, Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi, dimana seorang putranya berhasil lulus menjadi anggota Polri tahun 2020.

Muhammad Lutfi (18), merupakan putra dari Herdizon (55) dan ibunya Asnawati (46). Lutfi merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Abangnya bernama Lukman, dan adiknya bernama Ilham Maulana.

Pria kelahiran 28 Maret 2002 ini lulus bersama 16 orang lainnya menjadi Bintara Polri dari Kabupaten Kuansing.

Adapun rinciannya: Bintara Tugas Umum 11 (10 pria, 1 wanita), Bintara TI 3 (3 pria), Bintara rekruitmen proaktif Hafidz Al Qur'an (2 pria).

Sedangkan Lutfi menjadi salah satu yang lulus dari rekruitmen Bintara proaktif yang Hafidz Al Qur'an.

Alumni Pesantren Syafa'aturrasul dan ke-15 peserta lain yang lulus dari Kabupaten Kuansing selanjutnya akan mengikuti pendidikan kepolisian di Sekolah Polisi Negara Polda Riau.

“Ada 15 orang yang lulus seleksi Bintara Polri dari Kuansing, diantaranya Lutfi, dan satu orang rekannya mengikuti pendidikan SEPOLWAN di Ciputat," kata Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto SIK., MSi melalui Kabag Sumda Polres Kuansing selaku Sekretaris Pabanrim di Polres Kuansing, Kompol Yanuardi SH, .MH.saat dikonfirmasi, Selasa (17/11).

[br]

Sewaktu Lutfi meminta izin kepada orangtuanya untuk mengikuti tes polisi, orangtuanya merasa keberatan karena kondisi perekonomian mereka yang tergolong kurang mampu.

“Kita orang tak mampu”, tutur orangtua Lutfi waktu itu.

Lutfi lalu memberi penjelasan bahwa masuk polisi tidak di pungut biaya karena Lutfi sudah mendengar penjelasan dari tim Polres Kuansing saat sosialisasi di Pesantren Syafa'aturrasul, tempat Lutfi menimba ilmu.

Setelah mendengar penjelasan dari Lutfi, akhirnya orangtua Lutfi memberi dukungan dan tidak lupa mendoakan yang tebaik bagi anaknya.

Saat pengumuman kelulusan, kedua orangtua Lutfi dan saudara-saudaranya tidak henti-hentinya mengucap syukur kehadirat Allah SWT karena Lutfi berhasil diterima menjadi anggota Polri.

Orangtua berpesan kepada Lutfi agar selalu berlatih dan belajar dengan sungguh-sungguh serta tidak meninggalkan ibadah karena cita-citanya menjadi anggota Polri berhasil dia raih.

Pada Selasa (17/11), seluruh calon Bintara Polri lainya yang dinyatakan lulus mengikuti upacara Pembukaan Pendidikan Bintara Polri di Sekolah Polisi Negara Polda Riau untuk selanjutnya mengikuti pendidikan.

Kapolda Riau selaku Inspektur Upacara menyampaikan pesan kepada para siswa, agar mereka dapat mengikuti semua pelajaran dengan baik.

“Hindari segala bentuk perbuatan negatif, jaga nama baik kalian dan jaga nama baik Korps Bhayangkara,” ujar Kapolda.

Menutup amanatnya, Kapolda menyampaikan agar seluruh siswa belajar dengan tekun agar nanti dapat menjadi anggota Polri yang profesional dan menjadi pelindung serta pengayom yang baik bagi masyarakat.

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Daerah

Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri

Daerah

Polda Riau Pecat 12 Polisi 'Nakal', Kapolda: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba

Daerah

Kapolri Flag Off Riau Bhayangkara Run 2025

Daerah

Sambangi Ponpes Ustaz Abdul Somad, Kapolri Sampaikan Pesan Bersatu dalam Keberagaman

Daerah

Berkah Ramadhan, Keluarga Besar TNI dan Polri di Tembilahan Bagikan Takjil Gratis

Daerah

Terkait 3 Kasus Dugaan Korupsi, Kortas Tipikor Polri Mulai Periksa Pejabat PLN Pusat