Ornamen Melayu Dibongkar, Wajah Baru Dua Flyover di Jalan Sudirman Hanya Dicat Tiga Warna

Haikal - Minggu, 25 Oktober 2020 13:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir102020/_7709_Ornamen-Melayu-Dibongkar---Wajah-Baru-Dua-Flyover-di-Jalan-Sudirman-Hanya-Dicat-Tiga-Warna.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

PEKANBARU- Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPRPKPP) Riau, melakukan kegiatan perbaikan dua flyover di Jalan Sudirman yakni di simpang jalan Harapan Raya dan Nangka. Sebelumnya dua flyover tersebut menggunakan ornamen Melayu dengan reliff motif lancang kuning dan Pucuk rebung, dibongkar dan diganti dengan cat tiga warna merah, kuning, hijau.

Pekerjaan rehap dua flyover tersebut menghabiskan dana sekitar Rp2 miliar, yang dimulai pekerjaannya pada bulan September lalu dan akan berakhir pada 105 hari kedepan atau hingga akhir tahun 2020 nanti. Saat ini pihak kontraktor pelaksana tengah dalam pengerjaan.

Berubahnya wajah dua flyover di Jalan Sudirman tersebut, membuat banyak masyarakat bertanya bagaimana wajah barunya flyover tersebut. Seperti yang diungkapkan Her (45) salah seorang warga Pekanbaru kepada wartawan saat berada di Jalan Harapan Raya, Sabtu (24/10/20) ia berharap setelah direhap, flyover tersebut lebih baik dari sebelumnya.

[br]

"Ya, kita berharap flyover ini lebih bagus dari sebelumnya dan tidak membahayakan pengendara, selain itu flyover ini juga bisa dijadikan icont Kota Pekanbaru, serta bisa menjadi kebanggaan tersendiri dan bisa menjadi salah satu titik sport foto bagi warga lokal dan pendatang," terang Her dengan memandang ke arah flyover tersebut.

Selain itu, ada juga masyarakat yang bertanya kenapa flyover itu dibongkar ornamen Melayu nya dan diganti dengan dicat tiga warna saja. Seperti yang dikatakan ibuk Erni (39) kepada wartawan di Jalan Harapan Raya, ia menyayangkan kenapa hanya dicat dengan tiga warna saja.

"Kalau hanya dicat dengan beberapa warna saja, seperti ya menghilangkan ciri khas Melayu. Kita tinggal di tanah Melayu seharusnya menjaga kelestarian Melayu, apalagi flyover ini bisa juga menjadi kebanggaan masyarakat Riau yang berbudaya Melayu," ujar ibu Erni.

Kepala Dinas PUPRPKPP Riau Taufiq OH, ST.,MT saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat dari WhatsApp tidak menjawab, sementara itu Kabid Bina Marga Arief, hanya mengatakan bahwa pekerjaan rehap dua flyover itu hanya dicat saja.

"Pekerjaannya dicat saja, karna kondisi keuangan daerah. Selain itu juga sebelumnya ornamen yang lama itu sering lepas, dan mengenai pengendara. Untuk itu karna membahayakan maka diganti dengan cat nuansa Melayu," jawab Kabid BM Arief melalui sambungan panggilan suara WhatsApp.*(vila)


Tag:

Berita Terkait

Daerah

Polsek Kateman Ungkap Kasus Pencurian Sarang Burung Walet

Daerah

Polres Inhil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Dua Pelaku Diamankan

Daerah

Polsek Tempuling Ungkap Kasus Pencurian di Kebun Sawit, Pelaku Berhasil Diamankan

Daerah

Pencuri yang Meresahkan Nelayan Akhirnya Berhasil Diamankan Polsek Tanah Merah

Daerah

CSR Tak Menyentuh Pendidikan, Ketua IWO Riau: Perusahaan Hanya Cari Untung, Angkat Kaki

Daerah

Polsek Kemuning Amankan Pelaku Pencurian di Lingkungan Pondok Pesantren