Na’uzubillahiminzalik, Anak Durhaka Bunuh Ayah Kandungnya Seorang Haji di Kabupaten Kampar

- Kamis, 10 September 2020 22:19 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir092020/_4591_Na-rsquo-uzubillahiminzalik--Anak-Durhaka-Bunuh-Ayah-Kandungnya-Seorang-Haji-di-Kabupaten-Kampar.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
RH (25), terduga pelaku pembunuhan ayah kandungnya dan korban H. Hamsir (62). (Kredit Foto : wan/Istimewa/Pesisirnews.com)

KAMPAR, Pesisirnews.com - Tiba-tiba warga Dusun III Pasar Rumbio Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar Provinsi Riau dibuat gempar oleh kabar mengenai seorang anak yang tega membunuh ayah kandungnya.

Korban bernama H. Hamsir (62), adalah warga Dusun III Pasar Rumbio Desa Rumbio Kecamatan Kampar, diduga kuat menjadi korban pembunuhan oleh anak kandungnya sendiri berinisial RH (25) yang tinggal serumah dengan korban.

Peristiwa ini berawal pada Kamis (10/9/2020) sore, sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu di rumah korban terdengar suara teriakan orang minta tolong.

Kebetulan seorang warga bernama Nur Hidayat (36) mendengar teriakan itu. Dia langsung mendatangi rumah korban untuk melihat apa yang terjadi. Ditemuinya ketika itu sebuah pemandangan tragis dimana H. Hamsir tergeletak dalam keadaan bersimbah darah.

Selanjutnya Nur Hidayat berupaya menolong korban dengan membawanya ke Rumah Sakit agar mendapat pertolongan medis. Warga lainnya kemudian berinisiatif melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kampar.

Mendapat informasi adanya dugaan telah terjadi peristiwa pembunuhan, Kapolsek Kampar AKP Tri Budianto SH, SIK langsung memimpin anggotanya untuk mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kapolsek Kampar beserta anggotanya tiba di TKP sekitar pukul 15.00 WIB, dan langsung melakukan olah TKP. Disana ditemukan sejumlah barang bukti berupa tiga buah batako yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi korban serta sebuah kopiah haji berwarna putih.

[br]

Kemudian pada pukul 16.00 WIB, mayat korban dilakukan visum luar oleh dr. Khumairoh yang merupakan petugas medis di RSUD Bangkinang.

Dari hasil pemeriksaan awal oleh Unit Reskrim Polsek Kampar terhadap saksi bernama Suci yang juga anak kandung korban, didapat keterangan bahwa korban dan pelaku serta Suci sehari sebelumnya sempat ribut dengan RH karena pelaku sering marah-marah saat di rumah.

Petugas Kepolisian dari Polsek Kampar lalu segera mencari pelaku yang diduga masih berada di kampungnya.

Pada pukul 17.00 WIB, pelaku RH berhasil ditemukan dan langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Kampar untuk diperiksa lebih lanjut.

Kapolsek Kampar AKP Tri Budianto SH, SIK saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.

Tri mengatakan bahwa berdasarkan hasil olah TKP, keterangan para saksi dan sejumlah barang bukti yang ditemukan, diduga kuat RH terlibat dalam tindakan kekerasan yang membuat hilang nyawa ayah kandungnya sendiri.

Saat ditanyakan tentang motif yang melatarbelakangi tersangka tega menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri, Kapolsek Kampar menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

“Kami harus mendalami lebih lanjut, baik dari keterangan para saksi, alat bukti dan keterangan tersangka hingga kasus ini dapat diungkap dengan tuntas,” jelas Kapolsek Kampar AKP Tri Budianto. (wan)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Daerah

Polres Kampar Ungkap Kasus Karhutla, Empat Pelaku Diamankan dan 17 Hektare Lahan Terbakar

Daerah

Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla

Daerah

Menteri LH dan Guru Besar Kehutanan Cek Karhutla di Kampar, Kapolda Paparkan Dashboard Green Policing

Daerah

Polsek Tembilahan Hulu Hidupkan Magrib Mengaji, Ikhtiar Menjaga Generasi dari Pengaruh Negatif

Daerah

Sambut HAN 2026, Pesan Menteri Imipas Agus dan KSP Dudung ke Anak Binaan "Masa Depan Kalian Masih Cerah".

Daerah

Persiapan Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Mulai Dibahas