TEMBILAHAN, Pesisirnews.com - Kabar duka menyelimuti keluarga dari dua orang awak kapal pompong berinisial MD (50) dan DP (45). Kedua awak kapal pompong itu diperkirakan menjadi korban setelah kapal yang mereka awaki tenggelam di sungai Indragiri dekat perairan Perigi Raja, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Menurut info yang Pesisirnews.com terima, berdasarkan keterangan keluarga korban kepada Bapak Regar dari Polair Tembilahan, tenggelamnya kapal pompong itu terjadi pada Selasa (18/8/2020) sekira pukul 03.00 WIB dini hari. Diperkirakan saat itu mereka tengah mencari ikan.
Seharian pihak keluarga tidak mendapatkan kabar dari kedua awak pompong itu, maka pada Rabu (19/8/2020) pihak keluarga berinisiatif melaporkannya ke Polair Tembilahan.
Setelah menerima laporan, pihak Polair Tembilahan berkoordinasi dengan Basarnas Pekanbaru segera melakukan pencarian kepada kedua korban.
[br]
Basarnas Pekanbaru melalui Kakansar Ishak lalu memberangkatkan Tim Rescue Pos SAR Tembilahan untuk melakukan pencarian di area kejadian.
“Dalam pencarian, kami dibantu oleh masyarakat dan anggota keluarga korban,†terang Ishak.
Syukurnya, upaya pencarian di area perairan Perigi Raja membuahkan hasil. Pada Rabu (19/8/2020) tengah hari, tim Polair Tembilahan berhasil menemukan dua mayat dalam keadaan mengapung.
Setelah dikonfirmasi kepada keluarga korban, kedua mayat itu benar merupakan anggota keluarga mereka.
“Alhamdulillah, akhirnya upaya kita menemukan korban membuahkan hasil,†ujar Ishak mengucap rasa syukur.
Hingga kini masih diselidiki penyebab tenggelamnya kapal pompong yang menelan dua korban jiwa itu.