PMII Bengkalis Menanyakan Perihal Kelangkaan Tabung Gas 3 KG kepada Pihak Disperindag Kabupaten Bengkalis

Haikal - Rabu, 18 Desember 2019 14:52 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir122019/1879_PMII-Bengkalis-Menanyakan-Perihal-Kelangkaan-Tabung-Gas-3-KG-kepada-Pihak-Disperindag-Kabupaten-Bengkalis.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

BENGKALIS (Pesisirnews.com) - PMII Bengkalis menanyakan Pengawasan Disprindag terkait harga eceran tertinggi Penyebab kelangkaan Distibusi yang tidak tepat sasaran.

BACA JUGA :Senator-Fahira-Idris-Minta-Diskotek-Colosseum-Di-Evaluasi

Pada hari selasa tanggal 10 desember 2019 PMII kabupaten Bengkalis melakukan Audiensi terkait Harga Eceran Tertinggi (HET) dan ketidaktepat sasaranya Gas elpiji 3 Kg subsidi yang bertempat di ruang rapat Disperindag Kabupaten Bengkalis (18/12/2019).

BACA JUGA :Kakek-Saidi-dan-Nenek-Jamiah-Terharu-Di-kunjungi-Beberapa-Organisasi-Sosial-Di-Tembilahan

Gas elpiji sangat ramai diperbincangkan pada akhir-akhir ini keluh kesah masyarakat tentang harga dan pemasokan gas elpiji kepada konsumen, PMII kabupaten bengkalis sebelum melakukan audiensi kepada Disperindag telah melakukan survey kepada usaha menegah di Bengkalis.Hasil nya ternyata survey dilapangan usaha menengah di Bengkalis banyak memakai Gas Elpiji 3 kg yang subsidi yang seharusnya di gunakan untuk masyarakat miskin, dan ini ketidaktepat sasarannya kepada konsumen yang berhak mendapatkan Gas Elpiji 3 kg Subsidi.Gas elpiji amatlah berarti bagi masyarakat karena sebagai kebutuhan sehari didalam kehidupan keluarga, dengan kegunaannya masing-masing, terlihat perihatin ketika harga yang tidak beraturan dan tinggi yang dijual oleh pangkalan apa lagi adanya pengecer yang mengambil langsung kepangkalan dan jelas pastinya pengecer mengambil keuntungan dari melon hijau tersebut sehingga harganya lebih tinggi dari pangkalan."kami dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kabupaten Bengkalis menyambung lidah masyarakat bengkalis terkait harga dan kelangkaan gas elpiji subsidi karena kami sebagai mahasiswa dan masyarakat sangat peduli akan permasalahan ini kami berharap harga Elpiji ini bisa disama ratakan dengan PerBup Tahun 2015 Dengan HET Rp.21.500,kami berharap kepada Disperindag bisa menangani permasalahan ini dan survey ketempat-tempat usaha menengah yang memakai gas elpiji subsidi 3 kg, yang seharusnya di pakai oleh masyarakat miskin kami dari PMII (pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) siap bekerjasama dengan disperindag melakukan pengawasan atau menjadi peninjau sebagaimana kerja disperindag dan meratakan harga dengan satu tujuan kita berkomitmen meratakan harga dan survey kelapangan karena saya lihat dilapangan pangkalan menjual dengan harga tinggi yang tidak sesuai dengan HET yang diterbitkan oleh Bupati Bengkalis", jelas IsnawiAspirasi yang disampaikan oleh Isnawi selaku ketua PMII Komisariat STAIN Bengkalis didalam Audiensi.[MGID]"Kami meminta agar Disperindag harus membuat lagi kartu yang berhak mendapatkan gas elpiji 3kg subsidi sebagaimana yang pernah dilakukan ditahun yang lalu melalui Data KK( Kartu Keluarga) agar meminimalisir ketidaktepat sasarannya gas elpiji 3kg subsidi ini", tutup Isnawi.Penulis : Ari Susanto


Tag:

Berita Terkait

Daerah

Direktur LBH - RAS, Apul Sihombing, SH. MH Mengapresiasi Atensi Kapolda Riau dalam Kasus Pembakaran Anak di bawah Umur

Daerah

Pasar Banjar Tetap Buka, Cegah Covid-19 Disemprot Disinfektan

Daerah

Syamsiah Cekatan Dalam Meracik Menu Makanan untuk Satgas TMMD 107

Daerah

Walaupun Pembukaan TMMD Ditiadakan, Penandatanganan Berita Acara Tetap Dilaksanakan

Daerah

Tim Satgas Ke-107 Kodim 0104/Atim Buka Layanan Kesehatan

Daerah

PS Oldcrack Sergai Tahan Imbang PS Putra Sejati