Inhil, Pesisirnews.com - Sebanyak 240 orang menjalani operasi katarak di Rumak Sakit Umum Daerah Puri Husada Tembilahan secara percuma, dalam rangka program 100 hari kerja Bupati-Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Jumat 22 Maret 2019.
Baca Juga :Bupati Wardan: Zakat merupakan upaya menurunkan tingkat kemiskinan
Operasi Katarak yang di motori Basnaz Inhil, bekerjasama dengan Tim Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) wilayah Riau, Sumbar dan Pusat.
Diungkapkan Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, Dr Saut Pakpahan dalam pelaksanaan Operasi Katarak Gratis ini, Perdami mendatangkan 12 Dokter spesialis mata, dari Jakarta, Sumbar dan Pekanbaru, dengan biaya sendiri.
"Berkerjasama dengan Perdami Pusat, Sumbar, Riau mereka datang kesini dengan anggaran perdami, baznas hanya mengeluarkan biaya lensa," ungkap Dr Saut Pakpahan saat konferensi pers.
Secara teknis, Dr Saut menjelaskan pelaksanaan operasi katarak yang menjadi kesulitan tim dokter, adalah kondisi pasien dengan tekanan darah tinggi, karena harus dilakukan pemulihan, agar bisa menjalani operasi.
Baca Juga :Apel Gelar Pasukan, Polres Inhil Cek Kesiapan Personil Pengaman Pemilu
"Yang menjadi kesulitan pemeriksaan adalah tekanan darah, harus dilakukan pemulihan dulu, baru bisa dilakukan operasi," jelasnya.
Sementara itu Bupati HM Wardan mengatakan pelaksanaan operasi Katarak kali ini merupakan operasi dengan peserta terbanyak dengan 240 orang peserta dari 20 Kecamatan di Inhil.
Yang sebenarnya mendaftar ke Basnaz Inhil mencapai 624 orang, namun di karenakan keterbatasan anggaran, maka pihak panitia harus melakukan pembatasan dengan kuota 240 orang dengan dilakukan seleksi.
Baca Juga :1400 Peserta Ikuti Apel Gelar Pasukan Kesiapan Pam Pemilu 2019 di Kab. Kampar
"Karena ini program Baznas, tentu ada persyaratan, mereka ini termasuk dalam penerima zakat manfaat," tandas Wardan.(dan)