Langsa, Pesisirnews.com - Kepala Bappeda Kota Langsa, Said Fadly masuk rumah sakit pasca dipersekusi dan disiram air comberan di Gampong Paya Bujoek Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Aceh pada Sabtu, (28/7) lalu.
Said Fadly disiram air comberan oleh warga setempat karena berduaan dengan wanita di dalam kamar. Warga menduga, Said Fadly berzina dengan seorang wanita di dalam rumah. Padahal, wanita bernama Dewi Kurniati (DK) itu adalah istri siri Said Fadly.
Selain dimandikan dengan air comberan yang hitam pekat, Said juga dipukuli. Akibatnya, Said mengalami luka di bagian tubuhnya. Bahkan, ada air comberan masuk ke dalam tenggorokan Said.
Sejak peristiwa itu, kondisi Said langsung drop. Pejabat eselon II Pemerintah Kota Langsa itu pun harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Zainoel Abizin, Banda Aceh sejak Minggu (29/7).
Kondisi istri tua Said juga drop. Ia shok saat mengetahui suaminya digerebek bersama istri muda dan dimandikan air comberan oleh masyarakat.
Kepala Bappeda Said Fadly disiram air comberan bersama istri siri
Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Ibrahim Latif mengatakan, istri tua Kepala Bappeda Kota Langsa sempat dirawat di RSUD Langsa setelah mengurung diri di kamar pasca suaminya digerebek.
Sebelumnya, Walikota Langsa Usman Abdullah mengaku sudah mengetahui kasus yang dialami Kepala Bappeda Kota Langsa, Said Fadly. Namun Usman mengaku belum menerima laporan secara resmi, baik dari Said Fadly maupun pihak lainnya.
"Saya telah mendengar kejadian itu. Apalagi, warga sudah menyebarkan kabar itu di media sosial. Bahkan, saya mendapat klarifikasi dari Gauechik Gampong Baroeh, Langsa Lama, Antoni bahwa SF dan DK berstatus suami istri. Sudah menikah siri di Binjai, Sumatera Utara," kata Usman.
Sumber Pojoksatu.id