Palak Anggota TNI, Dua Pemuda Mabuk Diamankan

- Selasa, 03 Juli 2018 07:33 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir072018/pesisirnews_Palak-Anggota-TNI--Dua-Pemuda-Mabuk-Diamankan.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Kompas.com
Babinsa Koramil Garut Kota bersama dua pemuda mabuk yang diamankan di Mapolsek Garut Kota, Senin (2/7/2018)

Garut, Pesisirnews.com - Dua orang pemuda yang tengah mabuk minuman keras (miras) diamankan aparat kepolisian Polsek Garut Kota setelah kedapatan memalak seorang anggota TNI di jalan Perintis Kemerdekaan Kelurahan Pakuwon Garut Kota, Minggu (1/7/2018) dinihari.

Danramil Garut Kota Kapten Inf Damo yang ditemui di markas Koramil Garut Kota Senin (2/7/2018) mengungkapkan, anggota TNI yang jadi korban pemalakan adalah anggotanya bernama Pelda Beni yang bertugas sebagai Baurkomsos (Intel) di wilayah Garut Kota.

"Pelda Beni baru saja pulang dari terminal menjemput saudaranya, saat melintasi jalan Perintis depan Toko Sepatu 39, dihadang dua pemuda yang meminta uang," jelas Damo.

Setelah dihentikan, menurut Damo anggotanya pun memarkirkan kendaraannya ke pinggir jalan. Sebelum sempat kembali menghampiri pelaku, para pelaku ternyata sudah kembali mencegat dua pengendara motor lainnya dan meminta uang.

"Mereka bawa balok sepanjang kurang lebih satu meter menghadang pengendara motor lain, Pelda Beni langsung bertindak mengamankan mereka," katanya.

Kedua pemuda tersebut, menurut Damo langsung dibawa ke Makoramil Garut Kota. Setelah itu pihaknya langsung koordinasi dengan Polsek Garut Kota dan langsung menyerahkan kedua pemuda tersebut ke Polsek Garut Kota.

"Pelda Beni sudah mengingatkan agar kedua pemuda tersebut jangan meminta uang kepada pengguna jalan, namun karena mabuk mereka malah emosi dan melawan," katanya.

Damo mengungkapkan, dari laporan warga kawasan tersebut memang sering terjadi pemalakan sebelumnya. 

Kapolsek Garut Kota Kompol Uus Susilo yang ditemui Senin (2/7/2018) di Mapolsek Garut Kota mengakui telah menerima dua orang pemuda yang diduga menjadi pelaku pemalakan anggota TNI. Keduanya, menurut Uus telah dimintai keterangan oleh anggotanya.

"Mereka memang mengakui telah meminta uang, namun katanya tidak memaksa, minta uang untuk tambahan beli minuman," katanya.

Saat ini menurut Uus pihaknya tengah mengumpulkan keterangan dari pelaku dan korban serta mencari bukti-bukti untuk menangani kasus tersebut.

"Katanya ada dua warga lain yang jadi korban pemalakan, kita tunggu laporan dari mereka juga," katanya.

DN (30), salah satu pelaku yang diamankan di Mapolsek Garut Kota mengakui, dirinya meminta uang kepada pengguna jalan yang ternyata anggota TNI. Namun, DN mengaku tidak memaksa saat meminta uang.

Menurut DN, dirinya bersama satu orang kawannya RH (18), saat itu memang tengah mabuk minuman keras. Karena ingin menambah membeli minuman keras, DN pun nekat meminta uang kepada pengguna jalan. Sialnya, pengguna jalan yang dimintai uang ternyata anggota TNI. 

Sumber Kompas.com 

Berita Terkait

Daerah

Bupati Inhil Lepas Ratusan Mahasiswa KKN UNISI, Tekankan Peran Strategis Dukung Penataan Pertanahan

Daerah

Bupati Herman Pimpin Khatam Al-Qur’an Sambut Tahun Baru Islam 1448 H dan Milad ke-61 Kabupaten Inhil

Daerah

Event Wisata Religi dan Istighosah Gema Muharram 1448 H

Daerah

Defisit APBD Riau Mencuat, Projo Riau Desak SF Harianto Jangan Kambing Hitamkan MBG

Daerah

Ketua MUI Inhil: Pemberantasan Narkoba oleh AKBP Farouk Oktora Bentuk Penyelamatan Umat

Daerah

Polsek Kemuning Salurkan Sembako kepada Warga dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80