Viral

VIDEO: Bocah Coba Curi Mobil Nyaris Tewas Dihajar Massa, Kisah Hidupnya Bikin Warga Menyesal

- Sabtu, 03 Februari 2018 14:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir022018/pesisirnews_VIDEO--Bocah-Coba-Curi-Mobil-Nyaris-Tewas-Dihajar-Massa--Kisah-Hidupnya-Bikin-Warga-Menyesal.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Pesisirnews.com - Seorang bocah laki-laki nyaris tewas dikeroyok massa. Ia dihakimi gara-gara berusaha mencuri mobil Honda Jazz. 

Ia tak berhenti menangis ketika para warga terus menghardiknya.

Peristiwa itu terekam video, dan diunggah pengguna akun Isol Asek ke Facebook itu terjadi pada Kamis (1/2/2018).

Meski begitu, kejadian di Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang Batang, Sumenep, Madura tersebut justru menimbulkan keprihatinan bagi warganet.

Hal tersebut lantaran terdapat kehidupan yang memilukan di balik kelakuan buruk bocah itu.

Kisah hidup bocah yang disebut 'malang jadi maling' tersebut diungkapkan oleh seorang warganet dalam tulisan panjangnya.

Sedikit info perjalanan Ipung si anak malang jadi maling. Ipung lahir di Banuaju Barat kecamatan Batang Batang.

Dia ditinggal sang ibu sejak umur kurang lebih 1 tahun dan dirawat oleh bibinya, dan ayahnya beristri lagi ke Desa Kolpo.

Entah apa yang terjadi, beberapa tahun kemudian terdengar kabar Ipung diasuh oleh seorang Kyai Nawi Desa Candi.

Dan dia sempat hilang dan ditemukan di atas tower dekat Kades Candi.

Setelah itu lalu menghilang dan terdengar kabar dia mengambil HP di Desa Dungkek.

Kepala desa pun langsung menjemput Ipung dan dibawa ke rumahnya.

Beberapa hari kemudian menghilang lagi, terus Kepala Desa Suninto terima telepon dari Polsek Pragaan bahwa Ipung ikut orang tak dikenal naik mobil menuju Pamekasan.

Dan langsung dijemput kembali oleh sang Kades dan dikurung di rumahnya.

Dan anehnya Ipung lagi-lagi keluar lewat jendela atas dan lari entah ke mana.

Sampai beberapa hari lagi-lagi Kades ditelepon lagi oleh Polsek Kota Ipung ditangkap gara-gara mau ngambil CCTV ATM bank.

Dan lagi-lagi Kades yang menjemputnya, dan diikat kakinya pakai rantai besi hampir, satu bulan Ipung berjalan seperti kodok.

Anehnya hilang lagi tinggal rantainya di rumahnya.

Terdengar lagi bahwa Ipung mencuri mobil Carry, warga pun terkejut karena setahu warga Ipung tak pernah nyetir mobil.

Dan yang terakhir kejadian kemarin, jadi bukan tidak ada upaya dari perangkat desa untuk Ipung.

Dan sekarang perangkat desa dan segenap pemuda desa masih mencari jalan terbaik untuk Ipung.

Mohon dari kami selaku warga desa Banuaju Barat, jangan hakimi sendiri si Ipung karena dia bisa dibilang mengalami gangguan jiwa atau stres.

Sumber Tribun Pekanbaru 

Berita Terkait

Daerah

Bupati Inhil Apresiasi Semangat Sportivitas pada Turnamen Futsal HUT RI ke-81

Daerah

Kapolres Indragiri Hilir Bersama Dandim/0314 Inhil Pimpin Pemadaman dan Pendinginan Hotspot di Gaung,

Daerah

Polda Riau Intensifkan Penanganan Karhutla, 313 Hotspot Terdeteksi di Wilayah Riau

Daerah

Polda Riau Kerahkan Tim Kesehatan dan Trauma Healing ke Wilayah Terdampak Karhutla di Kerumutan

Daerah

Bupati Inhil Dorong Optimalisasi Pelabuhan Pengumpan untuk Perkuat Ekonomi Daerah

Daerah

Menteri LH dan Guru Besar Kehutanan Cek Karhutla di Kampar, Kapolda Paparkan Dashboard Green Policing