Kesalahan-Kesalahan Yang Dilakukan Setelah Shalat Wajib

- Sabtu, 07 November 2015 19:57 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir112015/pesisirnews_Kesalahan-Kesalahan-Yang-Dilakukan-Setelah-Shalat-Wajib.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Ilustrasi
PESISIRNEWS.COM - Shalat adalah hal yang sangat penting bagi umat islam.Shalat itu membedakan antara Muslim dan Kafir. Jadi kita harus benar dalam menjalankan ibadah shalat menurut Al-Qur'an dan As-Sunnah menurut pemahaman Salafus Shaleh.Beberapa hal yang biasa dilakukan oleh banyak orang setelah shalat fardhu (wajib) yang lima waktu, tetapi tidak ada contoh dan dalil dari Rasulullah ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﻪﻠﻟﺍ ﻰﻠﺻ dan para Sahabat ﻪﻠﻟﺍ ﻲﺿﺭ ﻢﻬﻨﻋ.Diantara Kesalahan dan Bid'ah tersebut ialah :1. Mengusap muka setelah salam.2312. Berdo'a dan berdzikir secara berjama'ah yang dipimpin oleh imam shalat.2323. Berdzikir dengan bacaan yang tidak ada nash/dalilnya, baik secara lafazh maupun bilangannya, atau berdzikir dengan dasar yang dha'if (lemah) atau maudhu'(palsu).Contohnya : Sesudah shalat membaca "Alhamdulillah", Membaca Surat Al-Fatihah setelah salam Membaca beberapa ayat terakhir surat Al-Hasyr dan lainnya.4. Menghitung Dzikir dengan memakai biji-bijian tasbih atau yang serupa dengannya.Tidak ada satupun hadits yang shahih tentang menghitung dzikir dengan biji-bijian tasbih, bahkan sebagian maudhu' (palsu).233 Syaikh Al- Albani ﻪﻤﺣﺭ ﻪﻠﻟﺍ mengatakan: " Berdzikir dengan biji-bijian tasbih adalah bid'ah." 234Syaikh Bakr Abi Zaid mengatakan bahwa Berdzikir dengan menggunakan biji- bijian tasbih menyerupai orang-orang Yahudi, Nasrani, Bhudha, dan perbuatan ini adalah bid'ah dhalaalah.235 Yang disunnahkan dalam berdzikir adalah dengan menggunakan jari-jari tangan.Dari Abullah bin 'Amr ﻲﺿﺭ ﻪﻠﻟﺍ ﻪﻨﻋ, ia berkata: "Aku melihat Rasulullah ﻰﻠﺻ ﻪﻠﻟﺍ ﻪﻴﻠﻋ ﻢﻠﺳﻭ menghitung bacaan tasbih (dengan jari-jari) tangan kanannya." 236Bahkan, Nabi ﻰﻠﺻ ﻪﻴﻠﻋ ﻪﻠﻟﺍ ﻢﻠﺳﻭ memerintahkan para sahabat wanita menghitung : Subhanallah, alhamdulillah, dan mensucikan Allah dengan jari- jari, karena jari-jari akan ditanya dan diminta untuk berbicara (pada hari kiamat) .2375. Berdzikir dengan suara keras dan beramai-ramai (dengna koor/berjama'ah) Allah ﻞﺟﻭﺰﻋ memerintahkan kita berdzikir dengan suara yang tidak keras (Qs. Al-A'raaf ayat 55 dan 205, lihat Tafsiir Ibni Katsir tentang ayat ini).Nabi ﻰﻠﺻ ﻪﻠﻟﺍ ﻪﻴﻠﻋ ﻢﻠﺳﻭ melarang berdzikir dengan suara keras sebagaimana diriwayatkan oleh Imam al-bukhari, Muslim dan lain-lain. Imam asy-Syafi'i menganjurkan agar imam atau makmum tidak mengeraskan bacaan dzikir.2386. Membiasakan/merutinkan berdo'a setelah shalat fardhu (wajib) dan mengangkat tangan pada do'a tersebut (perbuatan ini) tidak ada contohnya dari Rasulullah ﻰﻠﺻ ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﻪﻠﻟﺍ2397. Saling berjabat tangan sesudah shalat fardhu (bersalam-salaman).tidak ada seorang pun dari sahabat atau Salafus Shaleh ﻲﺿﺭ ﻪﻠﻟﺍ ﻢﻬﻨﻋ yang berjabat tangan (bersalam-salaman) kepada orang yang disebelah kanan atau kiri, depan atau belakangnya apabila mereka selesai melaksanakan shalat. Jika seandainya perbuatan itu baik, maka akan sampai (kabar) kepada kita, dan ulama akan menukil serta menyampaikannya kepada kita (riwayat yang shahih).240Para ulama mengatakan: "Perbuatan tersebut adalah bid'ah." 241 Berjabat tangan dianjurkan, akan tetapi menetapkannya setiap selesai shalat fardhu tidak ada contohnya, atau setelah shalat shubuh dan 'Ashar, maka perbuatan ini adalah bid'ah.242Wallaahu a'lam bish Shawaab. 231 LIhat, Silsilah al-Ahadiits adh-dha'iifah wam Maudhuu'ah no. 660 oleh Imam Al-Albani.232 Al-I'tishaam Imam asy-Syathibi hal. 455-456 tahqiq Syaikh salim al-halabi, Fataawa Al-Lajnah Ad-Daimah VII/188-189, as-Sunan wal Mub-tada'aat hal. 70 perbuatan bid'ah, (al-Qaulul Mubiin fii akhthaa-il Mushalliin hal. 304-305)233 Lihat, Silsilah al-Ahadiits adh-dha'iifah wam Maudhuu'ah no. 83 dan 1002.234 Silsilah al-Ahadiits adh-dha'iifah I/185.235 As-Subhah Taariikhubawa Hukmuha, hal. 101 cet. I Daarul 'Ashimah 1419 H Syaikh Bakar bin 'Abudillah Abu Zaid.236 Hadits shahih, riwayat Abu Dawud no. 1502, dan at- Tirmidzi no. 3486. shahihh at-Tirmidzi III/146 no. 2714, shahih Abu Dawud I/280 no. 1330, al-Hakim I/547, al- Baihaqi II/253.237 Hadits hasan, riwayat Abu Dawud no. 1501 dan at-Tirmidzi no. 3486 dan al-Hakim I/157. Dhisankan oleh Imam An-Nawawi dan Ibnu Hajar Al-Asqalani.238 Fat-hul Baari II/326 dan al-Qaulul Mubiin hal. 305.239 Lihat Zaadul Ma'aad I/257 tahqiq al-Arna'ut. Majmuu' Fataawa Syaikh bin Bazz XI/167, dan Majmuu' Fataawa Rasaa-il 'Utsaimin XIII/253-259.240 Tamaamul Kalaam fi Bid'iyyatil Mushaafahah ba'das salaam – Dt. Muhammad Musa Alu Nashr.241 Al-Qaulul Mubiin fii Akhbhaa-il Mushaliin hal.293-294 Syaikh Masyhur Hasan Slaman.242 Al-Qaulul Mubiin fii Akhbhaa-il Mushaliin hal. 294-295 dan Silsilah al-Ahaadiits Ash-sgahiihah I/53.Sukai Fan Page Facebook Pesisirnews.com, untuk mendapatkan berita terbaru. Silahkan Klik DISINI / Follow twiter klik DISINISumber Refrensi Do'a & Wirid – Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas


Tag:

Berita Terkait

Artikel

Mantan Teller Bank BRI Bobol Rekening Nasabah Hingga Miliyaran Rupiah Di Riau Berhasil Dibekuk Polisi

Artikel

Terungkap, M Kece Tersangka Penista Agama Dihajar Irjen Napoleon Bonaparte

Artikel

Kecewa Ditinggal Kekasih, Pemuda Ini Cabuli 4 Bocah Laki-Laki di Teras Masjid Usai Shalat Asar

Artikel

Bupati Inhil Shalat Subuh Jumat di Masjid YAMP Pancasila dan Berdoa agar Covid 19 Segera Berlalu

Artikel

Bupati Inhil HM. Wardan Menjadi Khatib Shalat Iduladha 1442 H, Sampaikan Makna Kurban di Masa Pandemi

Artikel

Terekam CCTV, Pria Ini Gesekan Alat Vital ke Jemaah Perempuan yang Sedang Shalat di Mushala