Hotnews

Bupati Herman Terima Aspirasi AMBAR, Pemkab Inhil Terus Perjuangkan Petani Kelapa

Zanoer - Senin, 10 Agustus 2026 22:21 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/uploads/images/2026/08/_9394_Bupati-Herman-Terima-Aspirasi-AMBAR--Pemkab-Inhil-Terus-Perjuangkan-Petani-Kelapa.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Bupati Inhil Saat Menerima Pendemo Dari AMBAR
Tembilahan — Bupati Indragiri Hilir H. Herman, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menerima dan menyambut baik aspirasi yang disampaikan Aliansi Mahasiswa Bersama Rakyat (AMBAR) dalam aksi di Kantor Bupati Indragiri Hilir, Senin (10/8/2026).

Aksi tersebut menyuarakan kondisi petani kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir, khususnya terkait harga kelapa yang dinilai masih rendah dan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Dalam penyampaiannya, AMBAR mendorong pemerintah untuk memperjuangkan harga kelapa yang lebih baik di tingkat petani, melakukan pembenahan tata niaga, memperkuat posisi petani serta memperhatikan berbagai kebijakan yang berkaitan dengan keberlangsungan perkebunan kelapa.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Herman menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memahami kondisi yang dihadapi masyarakat, khususnya petani kelapa. Aspirasi yang disampaikan mahasiswa dan masyarakat tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk terus diperjuangkan.

Bupati Herman juga menegaskan bahwa Pemkab Inhil akan terus berupaya mencari solusi terbaik terhadap persoalan perkelapaan. Menurutnya, perjuangan meningkatkan kesejahteraan petani membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, pelaku usaha serta masyarakat.

Ia mengatakan, pemerintah daerah akan terus melakukan koordinasi dan menyampaikan kondisi petani kelapa di Inhil kepada pemerintah di tingkat provinsi maupun pusat. Langkah tersebut dilakukan agar persoalan harga dan tata niaga kelapa mendapat perhatian serta dapat dicarikan solusi secara bersama.

Bupati Herman mengapresiasi penyampaian aspirasi AMBAR yang dinilai menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat. Ia berharap komunikasi dan sinergi antara pemerintah dengan mahasiswa serta masyarakat dapat terus terjaga dalam upaya memperjuangkan kepentingan petani kelapa.

"Kita menerima aspirasi ini dengan baik. Pemerintah daerah akan terus berupaya memperjuangkan kepentingan masyarakat dan petani kelapa. Namun, persoalan ini juga membutuhkan dukungan dan kebijakan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat," ujar Herman.

Herman menambahkan, pemerintah daerah tidak hanya berupaya memperjuangkan persoalan harga, tetapi juga perlu melihat tata niaga dan keberlanjutan komoditas kelapa secara menyeluruh agar ke depan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Indragiri Hilir.Tembilahan — Bupati Indragiri Hilir H. Herman, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menerima dan menyambut baik aspirasi yang disampaikan Aliansi Mahasiswa Bersama Rakyat (AMBAR) dalam aksi di Kantor Bupati Indragiri Hilir, Senin (10/8/2026).

Aksi tersebut menyuarakan kondisi petani kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir, khususnya terkait harga kelapa yang dinilai masih rendah dan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Dalam penyampaiannya, AMBAR mendorong pemerintah untuk memperjuangkan harga kelapa yang lebih baik di tingkat petani, melakukan pembenahan tata niaga, memperkuat posisi petani serta memperhatikan berbagai kebijakan yang berkaitan dengan keberlangsungan perkebunan kelapa.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Herman menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memahami kondisi yang dihadapi masyarakat, khususnya petani kelapa. Aspirasi yang disampaikan mahasiswa dan masyarakat tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk terus diperjuangkan.

Bupati Herman juga menegaskan bahwa Pemkab Inhil akan terus berupaya mencari solusi terbaik terhadap persoalan perkelapaan. Menurutnya, perjuangan meningkatkan kesejahteraan petani membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, pelaku usaha serta masyarakat.

Ia mengatakan, pemerintah daerah akan terus melakukan koordinasi dan menyampaikan kondisi petani kelapa di Inhil kepada pemerintah di tingkat provinsi maupun pusat. Langkah tersebut dilakukan agar persoalan harga dan tata niaga kelapa mendapat perhatian serta dapat dicarikan solusi secara bersama.

Bupati Herman mengapresiasi penyampaian aspirasi AMBAR yang dinilai menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat. Ia berharap komunikasi dan sinergi antara pemerintah dengan mahasiswa serta masyarakat dapat terus terjaga dalam upaya memperjuangkan kepentingan petani kelapa.

"Kita menerima aspirasi ini dengan baik. Pemerintah daerah akan terus berupaya memperjuangkan kepentingan masyarakat dan petani kelapa. Namun, persoalan ini juga membutuhkan dukungan dan kebijakan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat," ujar Herman.

Herman menambahkan, pemerintah daerah tidak hanya berupaya memperjuangkan persoalan harga, tetapi juga perlu melihat tata niaga dan keberlanjutan komoditas kelapa secara menyeluruh agar ke depan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Indragiri Hilir.


Tag:

Berita Terkait

Artikel

Wakapolres Inhil Bekali Kader HMI Materi Green Policing, Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan

Artikel

Inhil Dorong Hilirisasi Kelapa, Penguatan Perkebunan Rakyat Jadi Perhatian

Artikel

Evaluasi Pemerintah Digital 2026, Kepala Diskominfops Inhil Dorong Penguatan SDM

Artikel

Bupati Inhil Lepas 70 orang Kontingen Untuk Berkompetisi Diajang Porsenijar Tingkat Propinsi

Artikel

Bupati Inhil Sambut Kunjungan Kerja Kajati Riau, Sinergi Antarlembaga Diperkuat

Artikel

Rekonstruksi Jalan Sanglar–Kotabaru Terus Dikebut, Material Mulai Dimobilisasi