Hotnews

OTT KPK di Kuansing Guncang Riau, Projo Riau : Jangan Biarkan Korupsi Terus Mencoreng Wajah Daerah

Haikal - Kamis, 09 Juli 2026 08:23 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/uploads/images/2026/07/_261_OTT-KPK-di-Kuansing-Guncang-Riau--Projo-Riau---Jangan-Biarkan-Korupsi-Terus-Mencoreng-Wajah-Daerah.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
OTT KPK di Kuansing Guncang Riau, Projo Riau : Jangan Biarkan Korupsi Terus Mencoreng Wajah Daerah
(Pekanbaru) — Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) bersama Sekretaris Daerah Kuansing dalam perkara dugaan suap pengisian jabatan kembali mengguncang Provinsi Riau. Peristiwa ini dinilai menjadi peringatan serius bahwa praktik korupsi masih menjadi ancaman nyata bagi tata kelola pemerintahan daerah.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Projo Riau, Dodi Kurniawan, mengajak seluruh kepala daerah di Provinsi Riau menjadikan kasus tersebut sebagai momentum untuk memperkuat integritas dan menutup rapat segala celah penyalahgunaan kewenangan.

"Peristiwa ini adalah alarm keras bagi seluruh kepala daerah. Jabatan adalah amanah rakyat yang harus dipertanggungjawabkan, bukan ruang untuk praktik-praktik yang bertentangan dengan hukum. Kami berharap tidak ada lagi kepala daerah di Riau yang harus berhadapan dengan KPK karena dugaan korupsi," tegas Dodi.

Menurutnya, setiap kasus yang menyeret pejabat publik tidak hanya berdampak pada individu yang bersangkutan, tetapi juga memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah serta citra daerah di tingkat nasional.

"Masyarakat menginginkan pemimpin yang bekerja, membangun, dan melayani rakyat dengan penuh integritas. Jangan sampai pembangunan daerah terhambat hanya karena pemimpinnya tersandung persoalan hukum," ujarnya.

Projo Riau juga menegaskan dukungan penuh terhadap langkah KPK dalam memberantas korupsi secara profesional, objektif, dan tanpa pandang bulu. Penegakan hukum yang tegas, menurut Dodi, menjadi fondasi penting untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

"Kami mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi. Siapa pun yang terbukti melanggar hukum harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Namun yang lebih penting, seluruh kepala daerah harus menjadikan kasus ini sebagai pengingat bahwa kekuasaan hanya akan bermakna apabila dijalankan dengan kejujuran, transparansi, dan keberpihakan kepada rakyat," katanya.

Dodi berharap kasus yang terjadi di Kuantan Singingi menjadi yang terakhir di Riau sehingga seluruh energi pemerintah daerah dapat difokuskan pada pembangunan, peningkatan pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Kuantan Singingi bersama Sekretaris Daerah Kuansing sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap terkait proses pengisian jabatan Sekretaris Daerah. Keduanya telah ditahan untuk kepentingan penyidikan, sementara proses hukum masih berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.

(RL/Projo Riau).


Tag:

Berita Terkait

Artikel

Bupati Inhil Sambut Kunjungan Kerja Kajati Riau, Sinergi Antarlembaga Diperkuat

Artikel

Polda Riau Tangani 55 Kasus Karhutla, 55 Orang Jadi Tersangka

Artikel

Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Cek Karhutla di Inhu, Tegaskan Penanganan Kolaboratif

Artikel

Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak

Artikel

Jelang Hari Jadi ke-78, Polwan Polda Riau Turun dalam Penanganan Karhutla

Artikel

Polda Riau Awasi Lahan Bekas Terbakar, Pastikan Karhutla Tak Jadi Jalan Membuka Lahan