Keliru dalam Penulisan Idulfitri, Ini Penulisan yang Benar

- Kamis, 29 April 2021 10:28 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir042021/_1046_Keliru-dalam-Penulisan-Idulfitri--Ini-penulisan-yang-Benar.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Ilustrasi: Penulisan idulfitri yang benar. (DISDIK JABAR)

Pesisirnews.com - Tak terasa, telah dua minggu umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. Hari terus berlalu dan bulan Ramadhan akan meninggalkan kita berganti ke bulan Syawal.

Namun, banyak hal yang tak bisa kita lakukan secara biasa pada tahun ini. Mulai dari salat Tarawih berjamaah di masjid hingga larangan mudik ke kampung halaman. Ini semua akibat pandemi global Covid-19 yang masih berlangsung di negara kita.

Untuk menekan penyebaran virus tersebut pemerintah mengharuskan kita melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Tujuannya untuk menekan penyebaran virus Covid-19 yang kini memasuki tahun ke-2 sejak awal mulai mewabah secara global pada Maret tahun lalu.

Berakhirnya bulan Ramadhan dan masuknya tanggal 1 Syawal 1442 Hijriah menjadi momen spesial yang dirayakan oleh umat Muslim dengan penuh kegembiraan.

Lantunan takbir yang berkumandang di mana-mana menjadi pertanda bagi umat Muslim dalam menyongsong Hari Raya Idulfitri.

Hari Raya Idulfitri atau dengan sebutan lain sebagai hari lebaran merupakan refleksi kemenangan atas perjuangan sebulan penuh menahan hawa nafsu.

Di Indonesia sendiri, makna Idulfitri diserap dan diselaraskan bersama budaya yang ada, yakni mudik.

Selain berkunjung dari rumah ke rumah untuk bersilaturahim dan saling maaf-memaafkan, umat Muslim juga telah lazim mengirimkan kartu ucapan selamat Hari Raya Idulfitri.

Dengan perkembangan teknologi informasi (IT) kini pengiriman kartu ucapan selamat Hari Raya Idulfitri beralih dari bentuk fisik ke bentuk digital.

Membahas tentang Idufitri, lazimnya masyarakat menuliskannya secara terpisah, yaitu Idul Fitri.

[br]

Nah, selama ini tanpa kita sadari penulisan secara terpisah itu ternyata tidak tepat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Lalu bagaimana cara penulisan yang benar menurut KBBI?

Seperti dilansir dari laman DISDIK JABAR, merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia, penulisan kata yang tepat adalah Idulfitri/Idul·fit·ri/ n hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal setelah selesai menjalankan ibadah puasa selama sebulan.

Contoh:

Bila Idulfitri adalah lentera

Izinkan membuka tabirnya dengan maaf

Agar cahayanya menembus jiwa fitrah dari setiap khilaf

Mohon maaf lahir dan batin

Selamat Idulfitri1442 Hijriah

Kini kita telah mengetahui bagaimana penulisan Idulfitri yang benar. Dari sekarang kita dapat merancang kartu ucapan selamat Hari Raya Idulfitri dengan kalimat yang berkesan dan sesuai dengan penulisan yang tepat.***

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Artikel

Dua Jenderal di Sudan Berperang Jelang Idulfitri, Ratusan Warga Sipil Tewas, Ribuan Terluka

Artikel

Mahfud MD Ajak Semua Pihak Bangun Kerukunan di Tengah Potensi Perbedaan Idulfitri 1444 H

Artikel

Pertengahan Ramadhan Jelang Idulfitri 1444 H, DPRD Inhil Taja Paripurna ke-4 Tahun 2023

Artikel

Biden Keliru Memuji Kanada dengan menyebutnya "China"

Artikel

Bupati Inhil HM. Wardan Sidak Kehadiran ASN Pasca Libur Hari Raya Idulfitri 1443 H

Artikel

Ingin Merasakan Nuansa Idulfitri 1443 H di Desa Tekulai Hilir? Yuk Cari Tahu Keseruannya