Jagongan Media Rakyat Angkat Kebebasan Berekpresi

- Kamis, 23 Oktober 2014 08:38 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir102014/1414028822news_142_1413950842.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Jagongan Media Rakyat (http://jmr2014.combine.or.id/)

YOGYAKARTA, PESISIRNEWS.com - Kebebasan berekspresi menjadi salah satu hal yang akan disoroti dalam Jagongan Media Rakyat (JMR) 2014. Acara dua tahunan yang digawangi oleh Combine Resource Institution ini akan dihelat pada 23-26 Oktober 2014 di Jogja National Museum (JNM).

Secara umum JMR menjadi wadah untuk mengumpulkan para penggiat media, khususnya media komunitas.

“JMR akan digelar setiap hari, mulai jam 9 pagi hingga 9 malam. Dalam perhelatan tahun ini, tema yang diangkat adalah kebebasan berekspresi, manajemen informasi kebencanaan, tata kelola informasi dan kemandirian komunitas,” kata Ketua Panitia JMR 2014, Muhammad Amrun pada Selasa (21/10).

Amrun menjelaskan, dalam JMR 2014 nanti akan disajikan 55 lokakarya dan diskusi, 2 seminar nasional, 30 pameran dari komunitas atau lembaga, serta pertunjukan seni. Hal yang menjadi perhatian khusus dalam JMR 2014 adalah kehadiran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan mengisi acara diskusi. Dua narasumber dari KPK yang dipastikan akan hadir adalah dan Pimpinan KPK Bambang Widjojanto dan Juru Bicara KPK Johan Budi.

“Kami akan menghadirkan pimpinan KPK sebagai narasumber dalam diskusi nasional. Secara khusus, KPK juga akan menggelar diskusi untuk menjaring aspirasi dan partisipasi komunitas dalam pemberantasan korupsi,” jelas Amrun.

Menurut Amrun, pemerintah harus memberikan perhatian secara penuh bagi pemanfaatan media di level komunitas. Oleh karena itu, tujuan dari JMR 2014 ini adalah menguatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan informasi yang transparan sebagai dasar penerapan tata kelola pemerintah yang bersih.

JMR 2014 diharapkan bisa menjadi tempat mengartikulasikan aspirasi yang berujung pada gerakan bersama untuk mendorong perbaikan di sektor media dan tata kelola informasi yang lebih berpihak kepada rakyat. Di sinilah ruang untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan, dalam mengelola informasi serta mengorganisir masyarakat. Harapannya, dengan adanya jejaring yang luas, maka isu akar rumput akan menjadi lebih mudah diangkat ke level yang lebih tinggi.

JMR pertama kali digelar pada 22-25 Juli 2010 di Kompleks JNM. Event 2 tahunan ini merupakan media untuk mempertemukan kelompok-kelompok masyarakat yang secara umum memperjuangkan kepentingan komunitas, maupun secara khusus yang bergelut di bidang tata kelola informasi, termasuk media-media komunitas. satuharapan.com


Tag:

Berita Terkait

Berita

Pemkab Inhil Lakukan Workshop Pelaksanaan Kerjasama Publikasi Publik Bersama Perusahaan Pers

Berita

Pj Bupati Erisman Yahya Gelar Ngopi Santai Bersama Wartawan, Angkat Tema Pemilukada Damai

Berita

Konflik Lahan Desa Sekayan Inhil di Mediasi

Berita

Dewan Pers Serahkan Draf Media Berkelanjutan ke Kemenkominfo, SMSI Tolak Pasal yang Memberatkan

Berita

Presiden Segera Keluarkan Perpres Media Sustainability

Berita

Sosiolog Soroti Adegan Tak Etis di Medsos yang Menormalisasi Kekerasan